Alasan Kenapa Sharing Foto Liburan di Facebook dan Instagram Adalah Ide Buruk
Foto : Shutterstock

Retno Wulandari

29 July 2017


ALASAN KENAPA SHARING FOTO LIBURAN DI FACEBOOK DAN INSTAGRAM ADALAH IDE BURUK


Mau ala backpacker, atau mau yang high-budget, waktu liburan selalu jadi waktu spesial yang sering diisi dengan aktivitas foto-foto dan selfie. Mau gimana lagi, kesempatan mengabadikan diri berlatar belakang panorama eksotik nggak selalu ada tiap hari. Pokoknya, kalo nggak foto-foto, rasanya sia-sia deh liburan!

Lalu setelah ngumpulin selusin foto keren di ponsel, ngapain lagi? Ya tentu aja berbagi di media sosial. Nggak lupa juga nge-tag tempatnya, plus nambahin sederetan hashtag supaya fotonya tambah eksis!

Posting foto liburan di medsos, khususnya Instagram, memang nggak ada salahnya. Kebanyakan milenial juga melakukannya. Sebuah penelitian yang dilakukan perusahaan keamanan siber Webroot menemukan, hampir 60 persen orang-orang milenial mem-posting rencana liburan dan foto-foto liburan di medsos. Sementara itu dari generasi baby boomers, hanya 29 persen yang melakukannya.

Kalau kalian berhasil mengambil foto di tempat-tempat eksotik, pemandangannya keren, figur kalian juga tampak langsing dan keren, tentu saja sangat menggoda untuk mempostingnya ke Instagram. Wajar sekali kalau kalian pengen berbagi atau seenggaknya bikin teman-teman jealous dengan pengalaman kalian. Tapi ternyata, melakukan hal itu bisa mengundang bahaya juga lho.

Bahayanya Posting Foto Liburan di Instagram dan Facebook

Banyak ahli keamanan siber yang nggak menyarankan untuk memposting foto liburan atau perjalanan (mudik, misalnya) ke media sosial, seperti Instagram dan Facebook. Baru-baru ini, aktris Hollywood Hillary Duff rumahnya dibobol maling ketika dia sedang pergi berlibur.

Hillary diketahui mengunggah foto liburannya di Kanada bersama anaknya, tentu saja dengan background yang keren. Tapi ternyata, saat dia nggak di rumah, perampok memecahkan kaca jendela rumahnya di Beverly Hills dan mencuri sejumlah perhiasan.

Menurut laporan US Weekly, foto dan video liburannya mungkin telah “menginformasikan” kepada perampok bahwa rumahnya kosong, sehingga para mereka punya kesempatan untuk masuk.

Beberapa seleb lainnya juga pernah dirampok gara-gara foto di medsos, saat mereka sedang bepergian. Contoh terkenalnya adalah Kim Kardashian, yang baru-baru ini ditodong di Paris, diduga karena sebelumnya dia mem-posting foto di medsos tengah memakai perhiasan mahal.

Jadi, kalau kalian mengumumkan kalau kalian sedang di bandara, menunggu penerbangan ke Bali, dan mengunggahnya di Facebook atau Instagram, sama saja kalian memberitahu “calon pencuri” kalau rumah atau kosan kalian sedang kosong, dan siap dibobol. Setiap kali kalian check-in di Candi Borobudur atau di salah satu beach club di Kuta, kalian memanfaatkan medsos untuk memberitahu kalau kalian sedang nggak ada di rumah/kosan. Lalu kalau kalian memberi tag teman kalian (saat bepergian sama-sama), kalian juga sudah membahayakan mereka.

"Keselamatan lebih penting daripada update status," kata Jodi R.R. Smith dari Mannersmith Etiquette Consulting di Marblehead. "Kalian menyiarkan informasi ini ke khalayak luas di media sosial."

Kalo Pengen Tetep Posting Foto, Gimana Dong?

Perusahaan asuransi Amerika Allstate memberi saran kepada traveller di situs resminya, menyarankan mereka untuk berpikir dua kali sebelum membagikan gambar di media sosial saat mereka bepergian. Kalau memang pengen banget posting, Allstate menyarankan untuk mengubah pengaturan privasi dan memastikan kalau foto kalian hanya bisa dilihat oleh teman. Ingat, setting “publik” artinya semua foto kalian bisa dilihat siapa saja, termasuk calon perampok.

Selain itu, kalian juga perlu membatasi hashtag. Tujuannya adalah untuk membatasi info yang berkaitan dengan liburan hanya kepada teman di Instagram atau Facebook kalian. Hati-hati juga kalau mau membuka aplikasi dengan GPS pada saat bepergian.

Tapi ini bukan berarti kalian nggak bisa posting foto lho. Kalian tetap bisa posting saat sudah sampai rumah, mungkin posting dengan hashtag #latepost, untuk menjelaskan kalau waktu liburannya sudah lewat dan kalian sudah pulang. Selain itu, jangan check-in di bandara atau stasiun kereta api, dan jangan berbagi foto tiket pesawat/itinerary perjalanan untuk keamanan data pribadi kalian.

Sumber Lain

https://www.lonelyplanet.com/news/2017/07/26/vacation-pics-instagram-concerns/

http://www.stuff.co.nz/travel/news/77403862/travellers-dilemma-to-post-or-not-to-post


Sumber : bostonglobe.com


comments
no comment

LAINNYA